Kulukis Wajahmu dalam Hujan
Kulukis kembali wajahmu
dalam hujan
dalam kenangan
Kuurai kembali masa lalu
di tepi jalan dalam rinai hujan
aku mendekapmu, bertumpu
pada dua titik hitam bola matamu
Kenangan itu kulukis kembali
aku masih ingat bagaimana kita terpisah:
hari itu hujan tak lagi turun
banjir surut meninggalkan luka yang dalam
June 24th, 2009 at 6:57 am
maaf sebelumnya. saya ingin bertanya. ada dua puisi dalam blog ini yang judulnya kulukis wajahmu dalam hujan dan di mana semesta sembunyikan tidurku? apakah benar itu karya anda?
maaf telah mengganggu
June 24th, 2009 at 6:59 am
apa benar ini adalah karya anda sendiri?